Kenali Gejala Stroke Ringan dan Pencegahannya Sejak Dini

Siapa yang suka berlama-lama di kamar mandi? Pasti cewek biasanya yang lama banget di kamar mandi, belum mandinya, belum pake sabunnya, belum pakai conditionernya. Tapi ada juga loh cowok yang suka lama kalau dikamar mandi. Biasanya kalau lama itu pas lagi BAB sambil menghisap rook dan melamun menghayal kemana-mana. Termasuk saya juga seperti itu, tapi kalau mandi cepetlah gak lama kok.

Bagi yang suka berlama-lama dikamar mandi, harus hati-hati loh. Kemarin saya sempat baca di halaman facebooknya seorang dokter, tapi saya lupa lagi namanya, mohon maaf jika tidak disebutin karena lupa, maklum sudah agak berumur. Hati-hati kenapa?

Menurut beliau, banyak sekali orang Indonesia terkena stroke saat mandi, terkena struk dan langsung pingsan. Kalau enggak ditangani cepat seringkali menyebabkan kematian. Nah loh, jangan-jangan banyak juga yang sering terkena struk ketika mandi. Kebetulan dulu kakek saya pun kira-kira tahun 2008, menurut dokter dia meninggal karena terjatuh dikamar mandi dan memangterkena struk langsung jatuh.

Menurut beliau, mau tua mau muda, anak atau pun dewasa bisa terkena stroke ketika mandi. Kenapa bisa struk? Yang sering terjadi adalah kesalahan dalam menyirami tubuh, saat air dalam keadaan dingin, lalu disiramkan langsung ke kepala, pada saat itu aliran darah dari bawah naik ke atas kepala untuk menghangatkan suhu, namun karena semua aliran darah naik keatas, mengakibatkan pembuluh darah pecah dan gejalanya adalah kejang-kejang, tangan kaki susah digerakan, mulutnya miring-miring. Akibatnya korban jatuh di kamar mandi.

Solusinya bagaimana? Kalau mandi menurut beliau sebaiknya langkah pertama menyiram kaki dulu, jangan langsung dari atas kepala. Setelah menyiram kaki, terus ke paha, dank e badan anda, tunggu 5 sampai 10 detik (bisa digunakan untuk memakai sabun dulu) baru setelah itu menyiram kepala boleh. Jadi kalau mandi usahakan jangan meyiram kepala dulu, karena ini yang suka mennyebaban struk dan jatuh dikamar mandi.

Ada satu lagi tentang bagaimana kalau sudah terkena stroke dan mendadak jatuh dikamar mandi? Cara mengatasinya menurut Facebooknya Safii Husen Mohamad adalah kita semua jangan gugup dan panik kalau melihat rekan atau saudara kita terkena gejala stroke ringan seperti ini. Jika korban berada ditempat kejadian seperti dikamar mandi/ruang tidur/ruang tamu dll. Jangan dipindahkan ke tempat lain, karena bisa mempercepat pecahnya pembuluh darah, dan jangan sampai terjatuh lagi.

Caranya adalah dengan mengeluarkan darah korban dengan dengan menggunakan jarum yang telah dibakar/disteril yang kemudian ditusukkan ke ujung setiap jari masing-masing sampai darahnya keluar kurang lebih 1-2 tetes. Kalau darahnya tidak keluar, bisa diurut sampai keluar. Setelah itu korban akan sadar setelah beberapa menit kemudian.

Jika korban mulutnya miring, tariklah kedua daun telinganya sampai merah dan langsung tusuk bagian bawah daun telinga dengan jarum steril sampai darah keluar 1-2 tetes. Setelah itu korban sadar dan mulutnya sudah pulih kembali, barulah dibawa ke dokter/RS.

Biasanya orang yang terkena stroke pembuluh darahnya akan lebih cepat pecah karena goncangan dalam perjalanan ke RS/Dokter. Orang tersebut dapat tidak sadar kembali/Pingsan dan biasanya akan cacat/Lumpuh (Kita harus ingat cara mengeluarkan darah dari jari orang yang terkena stroke, maka kita sudah bisa menolong orang tersebut dari stroke.

Share ini boleh diteruskan, maka tak terhinggalah jasa-jasa dan pahala anda, indah berbagi teman, saudara, dan jangan berhenti di Anda!!

Semakin banyak yang tahu dan dibagikan ke teman-teman Anda yang lain, maka semakin banyak orang-orang yang bisa kita selamatkan dari penyakit yang satu ini. Terima kasih.


Photo taken from ig : @phiarmed and @maryamfatimah13

Comments